Peningkatan Aktivitas Belajar Peserta didik Pada Pembelajaran IPA Melalui Model Discovery Learning Secara Daring Kelas 8 SMP Laboratorium Percontohan UPI

Berikut adalah Penelitian Tindakan Kelas oleh Ibu Rika Siti Jahara, mengenai Peningkatan Aktivitas Belajar Peserta didik Pada Pembelajaran IPA Melalui Model Discovery Learning Secara Daring Kelas 8 SMP Laboratorium Percontohan UPI.

Sekelumit ulasan dari karya tulis beliau….

Proses pembelajaran yang baik adalah proses pembelajaran yang interaktif antara guru dan peserta didik atau antar peserta didik dengan sumber lainnya, menyenangkan, menantang, dapat memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas dan kemandirian peserta didik sesuai dengan minat dan bakatnya. Untuk mencapai keadaan tersebut, maka selain mampu mengembangkan perangkat pembelajaran yang sesuai degan perkembangan zaman, seorang guru harus menciptakan proses pembelajaran yang inspiratif, menyenangkan serta kekinian. Seperti yang kita tahu, ilmu pengetahuan selalu berkembang pesat. Sama hal nya seperti ilmu pendidikan. Peserta didik lahir sesuai dengan zamannya, sehingga gurupun harus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang pendidikan secara up to date untuk bisa mengimbangi karakter dan ciri khas dari peserta didik ini.

Pada masa pandemic seperti ini, proses pembelajaran harus tetap berlangsung walaupun itu bentuknya termasuk ke dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau pembelajaran dalam jaringan (daring). Untuk menunjang terlaksananya pembelajaran secara daring tersebut, maka seorang guru harus menciptakan proses pembelajaran yang sesuai keadaan dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Seperti yang dinyatakan oleh Jauharul (2016) bahwa pengembangan aplikasi berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangat tepat sekali guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Jangan sampai karena tidak adanya pembelajaran secara langsung di dalam kelas (tatap muka) membuat aktivitas belajar peserta didik menurun. Guru harus tetap menciptakan suasana pembelajaran seperti di kelas ke dalam pembelajaran daring. Banyak sekali platform pembelajaran daring saat ini yang dapat digunakan guru untuk menciptakan pembelajaran yang utuh dan baik. Contoh platform yang dapat digunakan untuk pembelajaran daring diantaranya classroom, google meet, zoom, whatsapp, microssoft teams, quizizz, dll. Guru tak mesti pantang arah untuk memberikan proses pembelajaran kepada peserta didik. Dengan sistem pembelajaran daring ini, bukan berarti guru hanya memberikan tugas kepada peserta didik tanpa melibatkan aktivitas peserta didik disetiap tahapan pembelajaran. Rendahnya aktivitas peserta didik dapat berpengaruh terhadap hasil belajar. Rizwan (2016) menyatakan bahwa kurangnya aktivitas dan motivasi peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung berdampak pada rendahnya hasil belajar IPA. Dengan begitu, guru bisa memanfaatkan platform pembelajaran yang ada untuk tetap melaksanakan pembelajaran yang dapat melibatkan aktivitas peserta didik didalamya. Sehingga meskipun pembelajaran dilakukan secara daring, peserta didik dapat terlibat langsung pada proses pembelajaran layaknya seperti di dalam kelas. Jika aktivitas belajar peserta didik terlaksana dengan baik maka hasil belajarpun akan menjadi lebih baik.

Selengkapnya PTK ibu Rika Zahra mengenai Peningkatan Aktivitas Belajar Peserta didik Pada Pembelajaran IPA Melalui Model Discovery Learning Secara Daring bisa didownload di sini RIKA SITI JAHARA_PTK

Tinggalkan Balasan