Fungsi E-mailing Dalam KBM

Dalam proses KBM di sekolah, biasanya siswa diberi pekerjaan rumah oleh gurunya. Metode pengerjaan maupun penyerahan nya pun biasanya masih berlangsung secara konvensional. Adalah sebuah terobosan besar (break through) ketika metode penyerahan tugas dirubah dengan metode berbasis internet.

Di negara lain cara seperti ini sudah sering digunakan dan terbukti cukup efektif. Hal ini sering juga disebut sebuah bentuk komunikasi elektronik. Fasilitas komputer dan koneksi internet dibutuhkan untuk memungkinkan terlaksananya mekanisme ini. Adapun untuk menjaga kontinuitas komunikasi, maka si guru harus memiliki list absensi siswa dengan email nya masing-masing.

 

 

alah satu hal yang terasa sulit untuk memperkenalkan metode ini kepada siswa maupun guru adalah belum terbiasanya mereka dalam mekanisme ini. Dibutuhkan pendekatan terutama kepada siswa, terutama diberi tahu cara-cara menggunakan fasilitas email seperti yahoomail, googlemail, dll. Cara seperti ini telah diperkenalkan dan diaplikasikan di lingkungan SMP Lab UPI Bandung, meskipun masih secara terbatas.

Melalui pendekatan yang lebih berorientasi individu, setiap anak akan mempelajari cara penggunaan email. Kemudian mereka diberi tugas/pekerjaan rumah dengan deadline yang spesifik agar dapat mengirimkan hasil pekerjaan rumahnya sesuai timing.

Berikan indikasi bahwa setiap tugas yang dikirim via email, tidak boleh ada yang sama. Seperti itulah kira-kira cara yang harus dilakukan untuk mendidik siswa agar lebih melek teknologi. Ketika mereka dibiasakan dengan aktivitas pembelajaran berbasis teknologi, mereka akan lebih terbiasa. Dan akan mempermudah studi mereka di jenjang yang lebih tinggi lagi di masa depan.

Oleh : Admin