Pembelajaran Aktif Dengan ICT

ICT atau Information and Communication Technology adalah teknologi yang digunakan oleh manusia untuk mempermudah kehidupan nya, terutama sekali kini implementasinya ditekankan untuk pembelajaran. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.

Keberadaan ICT alias TIK telah berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan manusia sehari-hari. ICT memainkan fungsinya sebagai sarana informasi, pendidikan dan hiburan.  Kehadiran teknologi informasi dan komunikasi, terutama komputer dan internet sudah lama dimanfaatkan oleh negara-negara maju. Misalnya, di negara seperti Inggris, Amerika, dan Jepang, teknologi informasi dan komunikasi digunakan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah melalui pemanfaatan komputer dengan didukung teknologi internet. Dengan teknologi komputer dan internet, para siswa atau mahasiswa tidak hanya dapat belajar di dalam kelas. Mereka dapat belajar di mana pun karena hampir semua materi pelajaran dapat diiperoleh melalui CD atau langsung diakses melalui Internet.

Setidaknya ada beberapa hal yang bisa dilaksanakan untuk membuat suatu perencanaan pengembangan pemanfaatan TIK untuk masa depan mengalami peningkatan pada suatu fasilitas pendidikan, diantaranya dengan : (1) Mempersatukan visi dan misi pengembangan TIK yang ingin dicapai antara Kepala sekolah, guru dan majelis sekolah yang bersangkutan, (2) Pembentukan Komite Teknologi seperti Organisasi Laboratorium Komputer yang mandiri, (3) Mengidentifikasi infrastruktur lembaga, baik hardware, software maupun sistem dan jaringan yang sudah dimiliki, (4) Penentuan hardware dan software yang akan digunakan atau dikembangkan, (5) Mengidentifikasi sumber daya manusia yang dimiliki, (6) Menentukan bentuk pelatihan penguasaan TIK baik untuk guru-guru dan staf lainnya, (7) Adanya time schedule yang jelas untuk pencapaian program pengembangan ini, (8) Penentuan investasi yang diperlukan secara berkala tiap tahun, (9) Mengidentifikasi perkembangan software dan kurikulum baru, (10) Mengadakan revisi perencanaan disesuaikan dengan perkembangan yang terjadi.

Selain itu, agar TIK menjadi efektif ketika dibawa kedalam kelas yaitu ketika TIK digunakan di kelas untuk :

  1. Mendukung tercapainya tujuan pembelajaran
  2. Melatih kecakapan media dan informasi sebagai kebutuhan abad ke-21 (bagian dari 21st Century Skills)
  3. Menciptakan suasana kelas aktif dan menyenangkan (Active and Joyful Learning).
  4. Menyampaikan pembelajaran bermakna (meaningfull learning).
  5. Memberikan ruang akses kepada siswa untuk bereksplorasi dan berkreatifitas.
  6. Berlatih menyelesaikan permasalahan sehari-hari (problem solving & real-world connection).
  7. Melatih kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi dan bekerja sama dalam kelompok.
  8. Membawa siswa ke tingkat pemikiran yang lebih tinggi (high order thinking)

Dengan perencanaan yang matang, kita bisa mengembangkan TIK secara bertahap di bidang pendidikan. Program yang dibuat pun juga harus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Dari berbagai sumber